Jum’at, 24 Januari 2020 / 10:26 WIB

https://news.ddtc.co.id/sudah-coba-pakai-single-login-djp-ini-tahap-awalnya-18561

JAKARTA, DDTCNews – Ditjen Pajak (DJP) telah meluncurkan Single Login sebagai tanda era baru layanan digital DJP.

Single Login berupa tombol kuning bertuliskan ‘login’ di sudut kanan atas laman situs web www.pajak.go.id. Dengan satu kali log masuk (login), wajib pajak akan mendapatkan banyak layanan digital, terutama pelaporan surat pemberitahuan (SPT) tahunan.

“Single Login ini merupakan salah satu program dari Rencana Strategis Direktorat Jenderal Pajak 2015-2019 yang dilanjutkan pengembangannya dan masuk menjadi program dari Rencana Strategis Direktorat Jenderal Pajak 2020—2024,” demikian pernyataan DJP.

Single Login juga merupakan pintu masuk layanan berbasis 3C (Click-Call-Counter). Dengan skema ini, kanal utama yang disediakan DJP adalah situs web www.pajak.go.id. Dengan kanal ini, pengelolaan permohonan yang masuk ke dalam situs web sudah terotomatisasi penuh tanpa bantuan manusia.

Kanal kedua adalah pusat kontak (contact center). Beberapa jenis permohonan juga direncanakan bisa disampaikan melalui contact center. Nah, bagi wajib pajak yang tidak dapat mengakses situs web dan pusat kontak atau termasuk dalam kategori risiko sesuai aplikasi complain risk management (CRM), dapat menyampaikan permohonannya secara langsung melalui kantor pajak.

“Konkretnya, Direktorat Jenderal Pajak akan mendigitalisasi dan mengotomatisasi layanannya secara bertahap sehingga wajib pajak tidak perlu berbondong-bondong datang ke kantor pajak,” ujar DJP.

Bagaimana? Sudah mencoba Single Login ini? Wajib pajak hanya perlu menekan berupa tombol kuning bertuliskan ‘login’ di sudut kanan atas laman situs web www.pajak.go.id.

Wajib pajak tinggal memasukkan nomor pokok wajib pajak (NPWP) dan kata sandi yang dimiliki. Kata sandi yang dimaksud adalah kata sandi yang selama ini dipakai untuk mengakses DJP Online. Bagi wajib pajak yang belum memiliki akun, bisa melakukan registrasi dengan memasukan nomor pokok wajib pajak (NPWP) dan electronic filing identification number (EFIN).

Jika wajib pajak lupa kata sandi DJP Online, dia bisa mengajukan penggantian. Untuk mengganti kata sandi, wajib pajak tetap harus memasukkan EFIN.