Senin, 25 Oktober 2021 / 00:35 WIB

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20211024233818-92-711694/anies-banggakan-ratusan-ribu-umkm-baru-tumbuh-di-jakarta

Jakarta, CNN Indonesia — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan target dalam menumbuhkan pelaku usaha baru sudah terlampaui melalui program Jakpreneur. Program tersebut salah satu tujuannya dalam rangka membantu para pengusaha serta menopang perekonomian di masa pandemi corona (Covid-19).

Anies mengatakan dari semula target menumbuhkan 200 ribu Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM), angka tersebut malah sudah menjadi 287 ribu UMKM di Jakarta.

Anies juga mengatakan mereka turut didampingi Pos Pengembangan Kewirausahaan dan Pendampingan UMKM yang ada di setiap kecamatan Jakarta.

“Lalu 176 ribu yang sudah dilatih, 155 ribu yang didampingi dalam program Jakpreneur. Jadi ini adalah kolaborasi yang luar biasa,” kata Anies¬† dalam sambutan pada acara Malam apresiasi Jakpreneuer Fest 2021 di Museum Mandiri, Jakarta Barat, Minggu (24/10).

Bagi Anies pertumbuhan UMKM itu bukan angka yang main-main. Ia menilai hal tersebut dapat sekaligus menjadi jawaban atas kebutuhan di tengah masa sulit pandemi di Ibukota. Dengan kehadiran UMKM, kata dia, secara otomatis lapangan pekerjaan juga terbuka kembali.

“Jadi ya ini bukan hanya mereka mendatangi, tapi kami yang juga aktif. Kami mendata hingga memberikan izin usaha,” kata Anies.

Anies menambahkan pihaknya juga kini telah menggandeng salah satu e-commerce di nusantara dengan menjalin kerjasama. Tujuannya, kata dia, tidak lain agar progran UMKM di bawah Jakpreneur dapat semakin memperluas pasar baik di domestik maupun ekspor.

Janji Pilkada

Anies menerangkan Jakpreneur sudah menjadi bagian dari janji politiknya dalam proses Pilkada DKI 2017 silam. Dan, hal tersebut yang kemudian diwujudkan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk memberikan pendampingan kepada entrepreneur di Jakarta.

“Jakpreneur ini bagian dari janji kami, jadi salah satu hal yang di dalam proses Pilkada menjadi janji diwujudkan menjadi RPJMD, itu menyampaikan bahwa ada 44 pusat pendampingan UMKM ditiap kecamatan. Targetnya kan menumbuhkan 200 ribu entrepreneur baru di tahun 2022. Dan Alhamdulillah tidak tercapai tapi terlampaui,” ungkapnya.

Ia menambahkan program ini berhasil bukan hanya karena dukungan pemerintah, melainkan pihak lain yang ikut berkolaborasi.

“Pemerintah memfasilitasi, tapi yang terlibat luar biasa banyak kolaboratornya,” kata mantan Mendikbud tersebut.